Sabtu, 22 Juli 2017

Ketika semut mempermalukan manusia

Tags


Kulihat televisi sambil memakan keripik kentang, para anggota dewan perwakilan rakyat yang berseteru layaknya petinju dunia yang tak mau kalah hingga demi mempertahankan keinginannya ia rela melakukan berbagai cara seperti walk out, membuat kericuhan, dan lainnya.

Tak sengaja kulihat semut sudah berada di sekitaran kaki ku. Kulihat mereka berbaris dengan sangat rapi dan mereka mengangkut kembali keping-keping keripik yang kumakan tadi. Tiba-tiba terlintas di pikiranku, kenapa manusia tak mewarisi karakter dari semut ?, Terbayang di kepalaku bagaimana para dewan tadi bersikap dengan semut ini, ah rasanya semut ini lebih pantas berada di posisi dewan tadi.

Aku mulai menyukai semut-semut tersebut. Serangga kecil ini memiliki karakter yang tak dimiliki oleh semua manusia. Sikap tanggung jawab, disiplin, bekerja sama, semuanya mewarisi dalam diri semut sehingga semut dianggap sebagai hewan yang berintegritas. Manusia diciptakan sebagai makhluk yang paling tinggi karena kemampuan otaknya, sangat jauh dibandingkan dengan semut yang sangat kecil.

Kuletak keripik kentangku dalam ukuran yang besar di lantai dan kutunggu beberapa saat, semut-semut ini ingin membawa pulang keripik tersebut kerumahnya sebagai makanan terbaik yang mereka dapatkan hari ini. Ternyata mereka memisahkan keripik tersebut menjadi 3 bagian dengan maksud agar dapat diangkut dengan kapasitas kemampuan yang mereka miliki. Sungguh luar biasa !

Ketika mereka tidak mampu menyelesaikan masalah tersebut, mereka tidak menyerah, melainkan mengubah cara pandangnya terhadap masalah tersebut.

Sangat berbeda dengan manusia yang ketika mendapatkan masalah, ia menyalahkan masalah tersebut karena tak mampu diselesaikannya. Seharusnya ia mengubah cara pandangnya seperti semut tadi agar masalah dapat diselesaikan.

Ah seharusnya semut-semut ini yang berada di gedung dewan tadi dibandingkan dengan mereka yang tak punya etika sebagai wakil rakyat

This Is The Oldest Page

2 komentar

Mantap gan, kena banget sama manusia seperti kita. Kita harus belajar dari semut yang punya disiplin, rasa berbagi, kerja sama yg tinggi.

Benar gan, seharusnya kita malu apalagi untuk pejabat-pejabat yang seorang wakil rakyat

Silahkan berikan komentar dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar
EmoticonEmoticon